Minggu, 21 Desember 2008

Langkah Praktis Menggunakan Layanan G-Mail



A. Membuat Account / email
1. Klik kiri start sorot All Program cari Internet Explorer (Jika Program untuk internet anda Internet Explorer)


Jika Program untuk internetan komputer anda adalah firefox maka pilih start terus sorot All Program sorot Mozilla Firefox sorot dan klik Mozilla Firefox

2. setelah itu akan muncul jendela internet explorer atau mozilla firefox. di kolom address ketikkan Http://mail.google.com/ lalu klik tanda panah




3. setelah perintah di atas akan muncul tampilan seperti di bawah ini. klik tombol yang bertuliskan Pick a Name.



4. akn muncul tampilan seperti di bawah ini. Isilah kolom-kolom yang ada sesuai dengan keharusannya. berikut


contoh pengisian kolom-kolom untuk membuat email harajuku


5. inilah tampilan yang akan muncul setelah melakukan perintah di no.4. selesaikan pekerjaan anda membuat akun/alamat email di gmail.



B. Mengirim Email dengan G-Mail

1. login dengan akun yang telah dimiliki.
Isi user name dengan nama email anda, misalnya gbrachma@gmail.com. isi password dengan password email anda kemudian klik sign.


2. Untuk mengirim surat klik bacaan compose mail di pojok kiri atas.

3. akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.isilah bagian-bagian form/kotak kosong sesuai dengan permintaannya.kolom TO isi dengan Email tujuan, kolom Subject isi dengan judul surat,kolom surat isi dengan menulis surat.setelah komplit klik send.


4.Email anda akan segera di kirim. Apabila telah dikirim maka akan muncul tamplan seperti da bawah ini.


C. MEMBUKA DAN MEMBALAS EMAIL DI GMAIL

1. login dengan akun yang telah dimiliki. Isi USERNAME dengan nama Email anda, misalnya:Zharifaha@gmail.com.Isi password dengan password Email anda. Kemudian Klik sign in.



2. ketika sudah login otomatis akan ditampilkan judul surat-surat yang masuk. jika tidak tampil klik inbox. lalu klik judul suart untuk menampilkan dan membaca isi surat.


3.Dengan perintah di no.3 akan muncul isi surat secara lengkap seperti tampilan di bawah ini. Apabila surat itu mau dibalas maka klik REPLY yang mana saja,bawah maupun atas.

4. Dengan mengklik REPLY muncul tampilan seperti dibawah ini. Tulislah surat balasan kemudian klik send.

Minggu, 19 Oktober 2008

perangkat keras untuk membangun jaringan

PERANGKAT KERAS UNTUK MEMBANGUN JARINGAN



1. NETWORK INTERFACE CARD (NIC)
network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna. macam-macam NIC ada 3 antara lain:
a. Ethernet Card
Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.Ethernet dapat menggunakan topologi jaringan fisik apa saja (bisa berupa topologi bus, topologi ring, topologi star atau topologi mesh) serta jenis kabel yang digunakan (bisa berupa kabel koaksial (bisa berupa Thicknet atau Thinnet), kabel tembaga (kabel UTP atau kabel STP), atau kabel serat optik). Meskipun demikian, topologi star lebih disukai. Secara logis, semua jaringan Ethernet menggunakan topologi bus, sehingga satu node akan menaruh sebuah sinyal di atas bus dan sinyal tersebut akan mengalir ke semua node lainnya yang terhubung ke bus.



(ethernet Card)

Jika dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut:
10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF)
100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX)
1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).
10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik. Standar ini belum banyak diimplementasikan.


b. Local Talk Connection
LocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk mesin-mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan oleh LocalTalk adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD.. Adapter LocalTalk dan cable twisted pair khusus dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa computer melewati port serial. Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus Protokol LocalTalk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus , Bintang , ataupun model Pohon dengan menggunakan kabel twisted pair . Kekurangan yang paling mencolok yaitu kecepatan transmisinya. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps.










(local talk card)

C.TOKEN RING CARD
Token Ring adalah sebuah cara akses jaringan berbasis teknologi ring yang pada awalnya dikembangkan dan diusulkan oleh Olaf Soderblum pada tahun 1969. Perusahaan IBM selanjutnya membeli hak cipta dari Token Ring dan memakai akses Token Ring dalam produk IBM pada tahun 1984. Elemen kunci dari desain Token Ring milik IBM ini adalah penggunaan konektor buatan IBM sendiri (proprietary), dengan menggunakan kabel twisted pair, dan memasang hub aktif yang berada di dalam sebuah jaringan komputer.

Sambungan komputer dalam topologi ring
Pada tahun 1985, Asosiasi IEEE di AS meratifikasi standar IEEE 802.5 untuk protokol (cara akses) Token Ring, sehingga protokol Token Ring ini menjadi standar internasional. Pada awalnya, IBM membuat Token Ring sebagai pengganti untuk teknologi Ethernet (IEEE 802.3) yang merupakan teknologi jaringan LAN paling populer. Meskipun Token Ring lebih superior dalam berbagai segi, Token Ring kurang begitu diminati mengingat beaya implementasinya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Ethernet.
Spesifikasi asli dari standar Token Ring adalah kemampuan pengiriman data dengan kecepatan 4 megabit per detik (4 Mbps), dan kemudian ditingkatkan empat kali lipat, menjadi 16 megabit per detik. Pada jaringan topologi ring ini, semua node yang terhubung harus beroperasi pada kecepatan yang sama. Implementasi yang umum terjadi adalah dengan menggunakan ring 4 megabit per detik sebagai penghubung antar node, sementara ring 16 megabit per detik digunakan untuk backbone jaringan.
Beberapa spesifikasi dan standar teknis Token Ring yang lain, seperti enkapsulasi Internet Protocol (IP) dan Address Resolution Protocol (ARP) dalam Token Ring dijelaskan dalam RFC 1042.
Dengan Token-Ring, peralatan network secara fisik terhubung dalam konfigurasi (topologi) ring di mana data dilewatkan dari devais/peralatan satu ke devais yang lain secara berurutan. Sebuah paket kontrol yang dikenal sebagai token akan berputar-putar dalam jaringan ring ini, dan dapat dipakai untuk pengiriman data. Devais yang ingin mentransmit data akan mengambil token, mengisinya dengan data yang akan dikirimkan dan kemudian token dikembalikan ke ring lagi. Devais penerima/tujuan akan mengambil token tersebut, lalu mengosongkan isinya dan akhirnya mengembalikan token ke pengirim lagi. Protokol semacam ini dapat mencegah terjadinya kolisi data (tumbukan antar pengiriman data) dan dapat menghasilkan performansi yang lebih baik, terutama pada penggunaan high-level bandwidth.
Ada tiga tipe pengembangan dari Token Ring dasar: Token Ring Full Duplex, switched Token Ring, dan 100VG-AnyLAN. Token Ring Full Duplex menggunakan bandwidth dua arah pada jaringan komputer. Switched Token Ring menggunakan switch yang mentransmisikan data di antara segmen LAN (tidak dalam devais LAN tunggal). Sementara, standar 100VG-AnyLAN dapat mendukung baik format Ethernet maupun Token Ring pada kecepatan 100 Mbps.













(TOPOLOGI RING) (token ring card)


2. HUB ATAU KONSENTRATOR
Hub adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang berguna untuk menghubungkan antar segmen dalam jaringan. Dia bekerja di level fisik (layer pertama) dari model referensi OSI. Dengan adanya hub, maka CSMA/CD yang bertugas untuk mensharing medium (kabel, udara, fiber, dll) agar semua bisa terkoneksi dapat berjalan dengan baik. Hub bertugas mengkoneksikan setiap node agar terhubung dengan sebuah backbone utama dalam proses transmisi data.
Kata-kata HUB ini juga populer di Singapore (paling tidak Google mencatat sekitar 770,000 kata Hub di web site yang berasal dari Singapore). Singapura lagi giat membangun Hub. Dulu singapura hanya mengandalkan posisi geografisnya yang sangat strategis, sekarang Singapura betul-betul memikirkan kelangsungan negaranya kelak. Dia bikin perencanaan jangka panjang, liat saja dia bikin Islamic Financial Hub (karena orang-orang Arab mulai sulit nyalurin dana ke USA/North America dan Eropa, mereka ambil kesempatan besar ini) selain master plan Financial Hub yang sudah ada, kemudian ada sebagai Digital Exchange (Internet dan Game) - yang ini hampir semua upstream Internet dari Indonesia dari sini -, ada lagi Hub untuk bidang medis, Sports Hub, Teknologi Hub, dan masih banyak lagi hub-hub yang lain.
3. KABEL/CABLE
Modem Kabel (Cable Modem), adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card). jenis kabel internet antara lain :

a. UTP Cable
Pengertian dan arti definisi Kabel UTP atau kabel unshielded twisted pair adalah kabel yang biasa digunakan untuk membuat jaringan atau network komputer berupa kabel yang didalamnya berisi empat (4) pasang kabel yang yang setiap pasangnya adalah kembar dengan ujung konektor RJ-45.
Type / Tipe kategori Kabel UTP / Unshielded Twisted Pair :
- Kategori 1 : Untuk koneksi suara / sambungan telepon/telpon
- Kategori 2 : Untuk protocol localtalk (Apple) dengan kecepatan data hingga 4 Mbps
- Kategori 3 : Untuk protocol ethernet dengan kecepatan data hingga 10 Mbps
- Kategori 4 : Untuk protocol 16 Mbps token ring (IBM) dengan kecepatan data hingga 20 M
- Kategori 5 : Untuk protocol fast ethernet dengan kecepatan data hingga 100 Mbps.










(kabel UTP)

b. STP Cable
Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pair kabel (empat kabel) yang masing-masing pair dipilin (twisted). Masing-masing kabel berupa kabel dengan inti kawat tembaga tunggal yang berisolator. Keempat kabel tersebut dibungkus dengan anyaman kabel serabut yang berfungsi sebagai pelindung dan grounding (shielded). Sebagai pelindung luar adalah lapisan isolator yang merupakan kulit kabel. Kabel ini mampu mentransmisikan data hingga 16 Mbps dengan jarak maksimal 100 meter.








(kabel STP)

c. Thick Coaxial
Kabel coaxial memiliki ukuran yang bervariasi. Diameter yang terbesar ditujukan untuk penggunaan kabel backbone Ethernet karena secara histories memiliki panjang transmisi dan penolakan noise yang lebih besar. Kabel coaxial ini seringkali dikenal sebagai thicknet. Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable.Seperti namanya, jenis kabel ini, karena ukurannya yang besar, pada beberapa situasi tertentu dapat sulit diinstall. Suatu petunjuk praktis menyatakan bahwa semakin sulit media jaringan diinstall, maka semakin mahal media tersebut diinstall. Kabel coaxial memiliki biaya instalasi yang lebih mahal dari kabel twisted pair. Kabel thicknet hampir tidak pernah digunakan lagi, kecuali untuk kepentingan khusus.








(thick coaxial cable)
d. Thin Coaxial
Seiring dengan pertambahan ketebalan atau diameter kabel, maka tingkat kesulitan pengerjaannya pun akan semakin tinggi. Harus diingat pula bahwa kabel jenis ThickNet harus ditarik melalui pipa saluran yang ada dan pipa ini ukurannya terbatas. Oleh karena itu diciptakanlah Thin Coaxial cable untuk mengatasi beberapa masalah diatas.
Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet.Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika diimplementasikan dengan Tconnector dan terminator dalam sebuah jaringan.









(thin coaxial cable)
4. Connector RJ45
Connector RJ 45 dibagi atas dua bagian yaitu, straight cable dan crossofer cable:
a. straight cable:
Straight Cable.. sesuai namanya maka akan menghubungkan pin (pin pada RJ-45 sebanyak 8 pin)… secara straight yaitu dari pin 1 ke pin 1, pin 2 ke pin 2 dan seterusnya…!!! Oh ya.. dari 8 pin yang terdapat pada RJ-45, yang digunakan hanya 4 pin… yaitu pin 1, 2, 3 dan 6… untuk komunikasi data.. !!!








b. crossover cable
crossover cable dilakukan silang (cross) dari pin 1 ke pin 3, dan pin 2 ke pin 6…!!! Atau dari Tx+ (transmitt +) ke Rx+ (Received +). Demikian pula untuk Tx- dihubungkan ke Rx-….!!!










5. Repeater
Repeater adalah suatu perangkat dengan program yang digunakan untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik suatu segmen jaringan (komputer).Dapat juga digunakan untuk menggabungkan beberapa segmen suatu jaringan yang besar (misalnya Ethernet to Ethernet). Namun dalam membangun jaringan fisik yang besar, perlu diperhatikan bahwa aturan panjang kabel maksimum tidak dapat dilampaui dengan menggunakan repeater ini. Repeater tidak dapat menghubungkan misalnya antara protokol data link layer yang berbeda (misalnya Ethernet dengan Token Ring). Hal ini karena repeater mempunyai bit korespondensi dengan data link atau network layer.Contoh repeater adalah Hub. Oleh karena itu Hub kadang juga disebut sebagai multiport/modular repeater. Cara kerja repeater menyebarkan traffic data ke seluruh jaringan, tanpa memandang apakah traffic data tsb diperlukan atau tidak di seluruh jaringan. Jika jumlah station semakin banyak, dan traffic data sangat tinggi. Maka akan berakibat kinerja menurun (akses lambat).Untuk merancang sebuah network, seorang network administrator harus tahu tentang topologi fisik, logic, manajemen traffic jaringan, jenis dan karakteristik protocol pada masing-masing physical sampai dengan application layer sangat diperlukan.









6. Bridge
Bridge adalah jenis perangkat yang diperlukan jika dua buah jaringan bertipe sama
(ataupun bertopologi berbeda) tetapi dikehendaki agar lalu lintas lokal masing-masing
jaringan tidak saling mempengaruhi jaringan yang lainnya. Bridge memiliki sifat yang
tidak mengubah isi maupun bentuk frame yang diterimanya, disamping itu bridge
memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidaksesuaian kecepatan pengiriman
dan penerimaan data.









7. Router

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
Analogi Router dan Switch
Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.
Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.
Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.

Kamis, 18 September 2008

JARINGAN KOMPUTER

A. JENIS JARINGAN KOMPUTER


Jenis jaringan komputer terbagi dalam dua klasifikasi, yaitu berdasarkan teknologi transmisi dan berdasarkan jarak. Berikut ini uraiannya:

1. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Teknologi Transmisi

Jenis berdasarkan teknologi transmisi dibagi menjadi dua, yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point. Berikut ini uraiannya.

a. Jaringan Broadcast

Jaringan ini menggunakan saluran komunikasi tunggal yang digunakan semua komputer atau mesin yang terhubung pada jaringan ini secara bersama-sama. Data yang berukuran kecil dalam paket dikirimkan oleh satu mesin dan akan diterima oleh mesin-mesin lainnya yang terhubung dalam jaringan. Mesin yang menerima paket tersebut akan mengecek alamat tujuan paket. Bila paket tersebut ditujukan kepada mesin yang menerima, maka paket akan diproses, tetapi bila ditujukan kepada alamat mesin lain, maka mesin akan mengabaikan paket tersebut.

b. Jaringan Point-to-Point

Jaringan in terdiri atas beberapa komputer atau mesin yang seringkali harus memiliki banyak rute karena jaraknya berbeda. Dalam mengirimkan paket dari satu mesin sumber ke suatu tujuan, paket jenis jaringan ini harus melalui mesin perantaranya yang bisa melalui banyak rute.

Umumnya jaringan lokal atau jaringan yang secara geografis kecil cenderung memakai broadcast, sedangkan jaringan yang lebih besar dapat menggunakan point-to-point.

2. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Jarak

Jenis jaringan berdasarkan jarak terbagi tiga, yaitu Local Area Network, Metropolitan Area Network (MAN) dan Wide Area Network (WAN). Berikut ini uraiannya.

a. Local Area Network (LAN)

Jaringan ini disebut sebagai jaringan area lokal, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah atau kampus. Dalam jaringan LAN, terdaapt satu komputer yang biasanya dijadikan file server. Fungsinya adalah unnntuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file. Selain adanya komputer server, ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (Client). Pada umumnya teknologi LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan.

Jenis Jaringan

Jarak antar Processor

Letak Processor di Tempat Sama

Local Area Network

10 m

Ruangan


100 m

Gedung


1 km

Kampus

b. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan ini mempunyai area jaringan lebih luas dari LAN. Jaringan ini disebut sebagai Jaringan Area Metropolitan yang menjangkau antarwilayah dalam satu propinsi. Jaringan MAN menghubungkan jaringan-jaringan kecil yang ada, seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar. Contoh beberapa Bank yang memiliki jaringan komputer di setiap cabangnya agar dapat berhubungan satu sama lain sehingga setiap nasabahnya dapat melakukan transaksi menyimpan, mengambil uang atau transaksi di cabang manapun dalam propinsi yang sama.

Jenis Jaringan

Jarak antar Processor

Letak Processor di Tempat Sama

Metropolitan Area Network

10 km

Kota / Propinsi

c. Wide Area Network (WAN)

Jaringan ini mencakup geografis dengan luas area ang mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan lain bumi. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut. Komunikasi dan transmisi dilakukan dengan menggunakan perangakat mesin atau komputer yang disebut Host.

Jenis Jaringan

Jarak antar Processor

Letak Processor di Tempat Sama

Wide Area Network

100 km

Negara


1000 km

Benua

B. Topologi Jaringan (Bentuk Jaringan)

Topologi jaringan yang di kenal pada umumnya adalah sebagia berikut:

1. Topologi Jaringan Mesh

Pada topologi jaringan mesh, semua komputer yang terhubung adalah sentral atau node. Setiap sentral ini terhubung secara penuh. Setiap kmputer harus menyediakan jumlah saluran yang dibutuhkan olrh setiap sentral lainnya dengan jumlah saluran yang dibutuhkan oleh setiap komputer dihitung dengan rumus jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).

  • Kelemahan

o Kurang ekonomis

o Relatif mahal dalam pengoperasiannya

o Semakin banyak jumlah sentral, maka tingkat kerumitan dalam saluran semakin tinggi

2. Topologi Jaringan Star

Topologi jaringan star hanya memiliki satu komputer sebagai sental. Setiap komputer dalam jaringan dihubungkan ke komputer server secara ;langsung atau melalui hubungan dengan tingkat kerumitan lebih ringan dibandingkan Mesh.

  • Keunggulan

o Penambahan jumlah sakuran hanya dilakukan oleh satu komuter saja sebagai sentral dengan menggunakan hub

o Dapat menngkatkan unjuk kerja jaringan

o Memiliki Bandwidth atau lebar jalur komunikasi yang lancar

o Setiap komputer mempunyai kabel sendiri sehingga bila terjadi gangguan pada salah satu kabel, maka workstation yang bersangkutan saja yang mengalami gangguan dengan server.

o Penambahan komputer sentral berbarti penambahan pada setiap komputer sentral

  • Kelemahan

o Komputer sentral memmiliki beban yang cukup berat sehingga memungkinkan terjadinya kerusakan atau gangguan komputer sentral.

o Jaringan jenis ini membutuhkan banyak kabel

3. Topologi Jaringan Ring

Dalam jaringa Ring, komputer sentral dihubungkan dengan komputer sentral lainnya atau workstation lainnya sehingga membentuk lingkaran jaringan. Dalam proses informasi, setiap server dan workstation akan menerima dan melewati satu komputer ke komputer lain. Informasi hanya diterima bila sesuai dengan alamat server atau workstation dan bila tidak sesuai alamatnya, maka informasi akan dilewatkan.

  • Keunggulan

o Tidak terjadi tabrakan data karena hanya satu node yang dapat mengirimkan data pada satu saat pengiriman

  • Kelemahan

o Setiap node akan menerima informasi dan mengelolanya untuk selanjutnya diterima atau dilewatkan sehingga bila terjadi gangguan pada salah satu node, maka seluruh jaringan akan terganggu.

4. Topologi Jaringan Bus

Dalam jaringan topologi bus, komputer yang berfungsi sebagai server dan workwtation dihubungkan oleh kabel tnggal atau kabel pusat.

  • Keunggulan

o Mudah dalam menambah workstation baru tanpa mengganggu workstation lain

  • Kelemahan

o Bila terjadi gangguan kabel pusat, maka seluruh jaringan dalam worksatation akan terganggu

5. Topologi Jaringan Tree

Topologi jaringan ini disebut juga dengan jaringan pohon atau jaringan bertingkat. Topologi jenis ini digunakan untuk interkoneksi antarsentral dengan tingkat atau hirarki yang berbeda

  • Keunggulan

o Jika salah satu kabel putus pada workstation atau client, tidak akan mempengaruhi hubungan workstation atau client lainnya

A. Ethernet

Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection) dalam mengkomunikasikan data. Ethernet bekerja dengan memperhatikan kabel dalam network atau jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data. Bila dalam kabel jaringan tidak terdapat aktifitas maka komputer akan mentransmisikan data, tapi bila terdapat transmisi data lain, maka komputer akan menunggu dan mencoba kembali mentransmisi data jika kabel jaringan telah bersih dari transmisi data komputer lain. Penggunaan protokol ethernet digunakan pada topologi jaringan garis lurus, star, dan tree. Transmisi data dengan kecepatan 10Mbps dapat melalui kabel twisted pair, koaksial, atau serat optik.

B. Localtalk

Localtalk merupakan protokol jaringan dengan menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance). Untuk menghubungkan komputer ini, dapat melewati port serial dengan menggunakan adapter localtalk dan kabel twisted pair. Localtalk pertama kali dikembangkan oleh Apple Computer Inc. untuk komputer dengan mesin Macintosh yang memungkinkan koneksi dalam jaringan secara peer to peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps yang merupakan kelemahan localtalk. Protokol localtalk dapat digunakan pada topologi jaringan garis lurus, star, atau tree dengan menggunakan kabel twisted pair.

C. Token Ring

Metode akses protokol toke adalah melalui token dalam sebuah lingkaran seperti cincin. Protokol ini pertama kali dikembangkan tahun 1980 oleh perusahaan IBM. Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari satu komputer menuju ke komputer lainnya. Jika pada persinggahan di salah satu komputer terdapat data yang ingin ditransmisikan, Token akan mengirimkan data ke tembap yang diinginkan tersebut. Selanjutnya token bergerak untuk saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer. Dengan kecepatan transmisi data 4 Mbps atau 16 Mbps, protokol token ring dapat digunakan pada topologi jaringan dengan menggunakan kabel twisted pair atau kabel serat optik.

D. FDDI (Fiber Distributed Data Interface)

FDDI merupakan protokol jaringan dengan metode akses model Token. FDDI menghubungkan beberapa komputer sampai jarak yang jauh. FDDI menggunakan dua buah topologi cincin. Proses transmisinya menggunakan satu cincin, jika terdapat masalah dalam transmisi data, secara otomatis akan menggunakan cincin yang kedua. Kecepatan transmisi data sampai dengan 100 Mbps dan kabel yang digunakan adalah serat optik.

E. ATM (Asynchcronous Transver Mode)

Protokol ini merupakan protokol jaringan yang mendukung transmisi data yang berbetuk gambar atau video. ATM umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan Local Area Network (LAN). ATM bekerja dengan mentransmisikan data dengan menggunakan metode akses ke dalam satu paket. Topologi yang digunakan adalah topologi star dengan menggunakan kabel twisted pair atau serat optik. ATM sudah banyak digunakan oleh para ISP (Internet Setvice Provider) untuk meningkatkan kecepatan akses internet. Kecepatan transmisi datanya 155 s.d 2488 Mbps.

Prinsip komunikasi data pada masing-masing protokol yang digunakan sangat mempengaruhi dan menentukan dalam desain suatu jaringan, kabel yang digunakan dan kecepatan aksesnya.

PROTOKOL

KABEL

KECEPATAN

TOPOLOGI

Ethernet

Twisted pair, koaksial

10 Mbps

Bus, star, tree

Fash ethernet

Twisted pair, serat optik

Serat optik 100 Mbps

Star

Local Talk

Twisted pair

0,23 Mbps

Bus, Star

Token Ring

Twisted pair

4Mbps – 16Mbps

Star-Wired Ring

FDDI

Serat Optik

100 Mbps

Dual Ring

ATM

Twisted pair, Serat Optik



Kamis, 11 September 2008


mengapa saya menampilkan gambar ini?
karena desa saya bernama NOGOSARENZ